Sambutan Ketua PERHATI-KL dalam penerimaan bantuan APD dari BNPB Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Sejumlah dokter gugur saat menangani pasien terkait Covid-19. Termasuk dokter spesialis hidung, telinga, tenggorok, bedah kepala leher (THT-KL).

Berdasarkan informasi yang dibagikan oleh akun media sosial Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tercatat setidaknya sudah ada 3 dokter THT/THT-KL yang meninggal karena virus corona baru. Mereka adalah dr. Adi Mirsaputra, Sp.THT, dr. Bernadette Albertine Fransisca T, Sp.THT-KL, dan dr. Wahyu Hidayat, Sp.THT-KL.

Menurut Ketua PP PERHATI-KL Prof. DR. dr Jenny Bashiruddin, SpTHT-KL (K), dokter THT dalam melaksanakan praktik memiliki kontak erat dengan pasien. Dirinya mengaku prihatin, lantaran ada rekan sejawat yang berpulang karena Covid-19.

“Kami dari perhimpunan sudah membuat berbagai macam pedoman dan contoh bagaimana sebaiknya melakukan praktek dengan pasien. Harus menggunakan APD lengkap, setidaknya level 2, terutama masker N95,” ujar dr Jenny dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Alat pelindung diri (APD) level 2 yang dibutuhkan antara lain penutup kepala, googles, masker N95, handschoen atau sarung tangan, apron/gown, dan alas kaki. Namun memang dalam praktiknya, APD untuk dokter THT/THT-KL sangat terbatas. Diungkapkan oleh dr. Jenny, para dokter kesulitan mendapatkan masker N95, karena stok yang tersedia tidak sesuai kebutuhan.

Padahal, hampir banyak pasien yang datang untuk berobat ke dokter THT-KL dengan gejala Covid-19. Seperti yang diketahui, gejala infeksi virus corona baru yang umumnya muncul adalah batuk, pilek, dan sesak napas. Tanpa APD yang lengkap, tentunya dokter sangat rentan tertular oleh pasien.

“Teman-teman di THT menangani pasien yang datang dengan keluhan batuk, pilek, sesak napas. Kami juga termasuk yang berada di lini pertama ketika pasien datang,” ucap dr Jenny.

Keterbatasan APD bagi dokter spesialis THT-KL juga menjadi perhatian pemerintah. Hari ini, Pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan bantuan kepada dokter spesialis THT-KL yang diwakilkan oleh dr Jenny. Langkah ini disambut baik oleh PP PERHATI-KL, yang nantinya akan membantu mendistribusikan bantuan donasi APD ke dokter spesialis THT-KL di seluruh cabang.

“Mudah-mudahan ini jadi penyemangat kami bahwa tetap harus melayani pasien yang datang. Harapannya ini awal bantuan dan terus-menerus sesuai kebutuhan dari kelangkaan masker N95,” tandas dr Jenny.

https://www.indozone.id/health/YvsbXV/butuh-apd-level-2-dokter-tht-kl-kesulitan-dapat-masker-n95/read-all

https://nasional.kompas.com/read/2020/04/07/14482781/pemerintah-serahkan-7000-apd-ke-dokter-gigi-dan-dokter-spesialis-tht

Profil Bidang Penelitian Multi Sentra PP. Perhati KL

posted in: Uncategorized | 0

Bidang penelitian multi sentra dibentuk berdasarkan visi ketua Perhati KL yang diinisiasi oleh Ketua Umum PP. Perhati KL yaitu meningkatkan profesionalisme, kompetensi, kesejahteraan serta harkat dan martabat anggota Perhati KL dan mampu bersaing di era globalisasi. Dalam misinya pada point 4 menyebutkan meningkatkan peran aktif anggota dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan kegiatan ilmiah (seperti penelitian) baik didalam maupun luar negeri. Dalam penyusunan garis besar program kerja PP. Perhati KL periode 2019-2022 pada program ke 4 menyebutkan: meningkatkan penelitian multi sentra dan program pengabdian masyarakat yang lebih terstruktur.


Tujuan dibentuknya bidang penelitian multi sentra adalah: untuk meningkatkan kompetensi anggota untuk melakukan penelitian koloboratif dan mendapatkan data tentang status kesehatan, penyakit, kondisi baik pada anggota Perhati KL maupun masyarakat sebagai data base untuk mengambil kebijakan. Di samping itu bidang ini diharapkan bisa membantu penelitian multi sentra yang dilaksanakan oleh kelompok studi (kodi). Bidang ini juga diharapkan bisa bekerja sama dengan instansi/institusi/lembaga lain seperti Kemenkes RI, Kemendikbud RI, Ikatan Dokter Indonesia, Fakultas Kedokteran, Komite Pusat PGPKT dan lain-lain.

PNPK Fraktur Kraniomaksilofasial

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin

Berkat kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam penyusunan Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) PP PERHATI-KL, telah terbit pnpk terbaru yaitu :

Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Fraktur Kraniomaksilofasial

Adapun PNPK lain yang telah terbit adalah sebagai berikut :

Celang Bibir dan Langit-langit

Tonsilitis Kronik

OMSK

Yuk Belanja di KOPMAS PERHATI-KL

Assalamualaikum wr wb,

Yth Prof, Dokter senior, Teman sejawat dokter Spesialis THTKL dan anggota muda PERHATI-KL seluruh Indonesia.

Kini telah hadir Toko Online KOPMAS PERHATI-KL dimana tersedia berbagai alat kesehatan terkait untuk praktek seperti masker, alat kesehatan dan juga alat operasi. Semua barang yang tersedia kami dapatkan langsung dari distributor pusat setiap brand, sehingga harga bisa lebih terjangkau.

Segera mampir ke Toko Online KOPMAS PERHATI KL melalui link berikut :

atau pilih menu Belanja di KOPMAS dari menu utama website PERHATI-KL.

Terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb.

Admin.